
SAROLANGUN – Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih humanis dan penuh kasih sayang, seluruh elemen pimpinan dan tenaga kependidikan MIN 3 Sarolangun mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Aula MIN 3 Sarolangun.
Agenda ini diikuti secara penuh oleh Kepala Madrasah, jajaran majelis guru, hingga staf Tata Usaha (TU). Kehadiran Bapak M. Syafri, M.Pd., selaku Pengawas Madrasah, memberikan bobot tersendiri dalam kegiatan ini, di mana beliau hadir untuk memantau sekaligus memberikan arahan strategis terkait inovasi kurikulum tersebut.
Dalam arahannya, Bapak M. Syafri, M.Pd. menekankan bahwa pendidikan di madrasah harus memiliki nilai tambah dibandingkan sekolah umum, salah satunya melalui pendekatan hati.
"Kurikulum Berbasis Cinta bukan berarti menghilangkan ketegasan, melainkan mendidik dengan empati. Saya sangat mengapresiasi langkah MIN 3 Sarolangun yang melibatkan tidak hanya guru, tetapi juga staf TU. Sinkronisasi antara pendidik dan tenaga kependidikan sangat penting agar ekosistem cinta ini benar-benar terasa oleh siswa," ujar Bapak M. Syafri, M.Pd. saat memberikan sambutan.
Beliau juga menambahkan bahwa implementasi kurikulum ini diharapkan mampu menurunkan angka perundungan (bullying) dan meningkatkan kesehatan mental siswa di lingkungan madrasah.
Kepala MIN 3 Sarolangun turut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen sekolah untuk terus berinovasi. Selama Bimtek, para peserta dibekali materi mengenai strategi komunikasi empatik dan pengelolaan kelas yang menyenangkan tanpa tekanan (stress-free learning).
Dengan pendampingan langsung dari Pengawas Madrasah, keluarga besar MIN 3 Sarolangun optimis dapat mengimplementasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan harian. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk mewujudkan madrasah yang ramah anak dan penuh kasih sayang.
Pembaruan Informasi:
* Narasumber Tambahan: Bapak M. Syafri, M.Pd. (Pengawas Madrasah).
* Poin Utama: Pentingnya ekosistem cinta yang melibatkan guru hingga staf TU untuk mencegah perundungan dan menciptakan madrasah ramah anak.
(Humas MIN 3 Sarolangun)

|
32x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...